TOPENG

thiasosdotcodotuk.jpg

TOPENG
Oleh : DG. LIMPO

ada topeng monyet
ada topeng wajah
ada topeng kulit
ada topeng pelindung diri
ada topeng kemunafikan
semua topeng adalah kedok
semua kedok adalah penyamaran
seorang penipu mengubah jati dirinya sebagai topeng
seorang pengkhianat adalah topeng rombeng penuh kutu
seorang politikus adalah topeng kamuflase yang sempurna
politik adalah sandiwara penuh topeng yang memuakkan
topeng adalah hiburan yang menyenangkan bagi rakyat
bagiku topeng adalah pelindung diri yang baik
karena topeng menyamarkanku dari para pemangsa
topeng membuat diriku tak mudah dikenali
semua kawan menjadi lawan dan semua lawan menjadi kawan
saat topeng kubuka, aku tahu siapa kawan dan siapa lawan

(Pekanbaru, Oktober 2007)

Iklan

7 pemikiran pada “TOPENG

  1. Topeng.. Sebuah kata yang mengingatkan saya pada kesenian tradisional Cirebon, tempat dimana saya dilahirkan.. 🙂 jadi pengen pulan. 😦 btw, salam kenal, Daeng.. *maaf OOT*

  2. @qzink666
    Salam kenal juga kawang

    @danalingga
    hidup tanpa topeng ? sebuah pertanyaan menarik mungkin anda bisa membuatnya menjadi sebuah artikel. Waktu lahir kedunia saya tidak mengenakan topeng sendiri, ketika saya mulai mengenal lingkungan, saya memakai topeng sendiri karena saya tahu topeng kadang-kadang berguna.
    Apakah anda setuju bila saya menyatakan hampir semua manusia telah memakai topeng sejak lahir, walaupun topeng itu sebenarnya dikenakan oleh kedua orang tuanya atau lingkungannya.

  3. Terus terang, saya sendiri senantiasa hidup pake topeng, sebab ketika topeng di buka sepertinya akan menimbulkan kekacauan bagi diri sendiri atau lingkungan.

    Apakah anda setuju bila saya menyatakan hampir semua manusia telah memakai topeng sejak lahir, walaupun topeng itu sebenarnya dikenakan oleh kedua orang tuanya atau lingkungannya.

    kalo yang ini saya sepakat.

  4. @danalingga
    betul mas, kalau saya tidak pakai topeng muka saya jerawatan dan bisulan. Takutnya blogger wanita gak mau buka blog ini he…he…he

  5. bagiku topeng adalah pelindung diri yang baik
    karena topeng menyamarkanku dari para pemangsa
    topeng membuat diriku tak mudah dikenali
    semua kawan menjadi lawan dan semua lawan menjadi kawan
    saat topeng kubuka, aku tahu siapa kawan dan siapa lawan
    tetapi sayang, aku tidak tahu siapa diriku

    Lha bukannya topeng itu antara kita dengan orang luar, Daeng? Sama diri sendiri pun bertopeng?

Tinggalkan Balasan ke daeng limpo Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s