KITA BUTUH PERANG

KITA BUTUH PERANG
oleh:DG.LIMPO

di sebuah desa yang dihuni para pemberontak
rumah serta harta benda hancur dan hangus terbakar
mayat berserakan dimana-mana, ratapan terdengar pilu
seorang anak dengan pakaian compang-camping
menangis tersedu diantara mayat yang berserakan
matanya mencari dan terus mencari mereka
orang-orang yang dia kasihi
perang telah merenggut masa depannya
perang telah mencabut kasih dari hatinya
perang telah menghancurkan semua keindahan
dalam benaknya ia tak menemukan jawaban
atas perang yang telah terjadi
mengapa mesti ada perang ?
mengapa orang-orang suka perang ?
mengapa harus berperang ?
anak itu lelah bertanya-tanya
anak itu lelah mencari-cari
akhirnya ia tertidur diantara tumpukan mayat
ia bermimpi bertemu ayah yang dicarinya
dalam mimpi, ayahnya seolah berkata
manusia butuh perang nak…
karena dalam perang
manusia menemukan benci dalam keabadian
karena dalam perang
manusia menemukan kepuasan dalam kebiadaban
karena dalam perang
manusia bisa melampiaskan dendam
karena dalam perang
manusia bisa menumpahkan sedih dan derita
karena dalam perang
manusia bisa merampas kemerdekaannya
karena perang bagi kita
adalah jalan menuju kehidupan setelah kematian
jadi jangan kau kutuk perang
anak itu terbangun
ia melihat mayat ayahnya didekatnya
anak itu tak menangis lagi
ia memeluk mayat ayahnya
lalu berjalan kearah hutan
mengikuti jejak-jejak ayahnya dahulu
untuk menemukan para pemberontak
bergabung dengan mereka
memanggul senjata
merawat dendam kesumat
mengobarkan api kemarahan dalam hati
desingan peluru dan dentuman meriam
menjadi hari-hari yang panjang baginya
hingga berpuluh tahun, ia merasa muak
ayah!!!…mengapa …ada …perang!!!!
ia berteriak sekeras-kerasnya
seakan ingin melepas semua beban derita jiwa
lalu dalam sebuah pengejaran pasukan kerajaan
anak itu tertembak, sebutir peluru menembus dadanya
hingga akhirnya iapun sekarat
antara hidup dan matinya ia masih sempat melihat
ayahnya tersenyum melambaikan tangan
semakin lama semakin dekat
lalu ayahnya mengulurkan tangan
dan anak itupun meraih tangan ayahnya
mereka berjalan menuju sebuah negeri abadi
sebuah negeri yang damai
disini….kita tidak butuh perang nak
kata ayahnya lirih

(Pekanbaru)

Iklan

12 pemikiran pada “KITA BUTUH PERANG

  1. @awan965
    semoga tidak demikian
    @rozenesia
    jangan dipilihlah roz…
    @rozenesia
    perang hanya membawa derita
    @qzink
    maaf, mungkin roh ayahnya sedang melihat anda..he..he..
    @tukang kopi
    antara sumfah…dengan samfah…hanya beda vokal u dan a
    @Hoek Soegirang
    filosofi satir sangadh? tafi saya tidak tahu sangadh afa itu satir…? sejenis kainkah atau perhiasan tolong dijelaskan sangadh.

  2. Ibu menangis telah gugur anaknya
    hati menjerit penyesalan
    kekasih sedih kehilangan pujaannya
    namun manusia tiada jera
    berperang
    berperang

    (farid harja)
    akibat perang senantiasa adalah kerugian dan kehilangan
    baik kalah maupun menang

  3. bener bgt..kita emg buth perang. dengan kita bangsa Indonesia berperang melawan bangsa lain,penjajah misalkan, maka kita otomatis melupakan segala perbedaan yang ada., dengan kita berperang maka kita akan menemukan jati diri kita, ambil contoh uni soviyet yg lahir setelah perang dunia pertama,begitu juga dengan nazi jerman, bahkan bangsa kita juga lahir setelah terjadinya perang dunia ke2..lihat bangsa2 yg semakin maju setelah berperang,amerika,perancis,jepang,dll. maka kita butuh perang..kita semakin kuat dengan perang

  4. perang boleh kalau itu jalan yang alternatif…………..hanya siapa yang mau??…..kecuali bagi mereka yang menganggap itu suatu keharusan dan………………..HARGA DIRI

  5. hem…kenapa harus ada perang???? kalau slallu menelan korban….knapa harus perang??? kalau damai lebih baik??? kenapa harus bermusuhan kalau persahabatan slalu membawa bahagia
    idealnya manusia adalah saling mencintai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s