Bupati Rohil: “…..Semua Kita Pernah Korupsi…..”

“sekarang muballigh mengatakan kita ini korupsi. Padahal awak tak korupsi. Semua kita pernah korupsi. Mohon maaf saja, jangankan saya, kepala KUA juga (pernah) korupsi. Semua orang korupsi sekarang. Ini yang harus kita luruskan”, kata Annas Maamun disambut tawa para hadirin dalam pelantikan Ikatan Keluarga Rokan Hilir (Ikrohil) Duri, bengkalis di Lapangan Pesantren Hubbul Wathan, Duri, Sabtu (19/1). (Tribun Pekanbaru halaman 1, 20/1).

Perlu anda ketahui sebelumnya bahwa gara-gara seorang ustadz ceramah soal korupsi, Bupati Rokan Hilir, Riau, Anas Maanun langsung ngambek. Anas langsung berdiri dan meninggalkan acara ceramah itu. Kejadian yang dirasa mengherankan sekaligus menggelikan dan menimbulkan tanda tanya besar ini ini terjadi sekitar seminggu lalu saat peringatan Tahun Baru Islam 1419 Hijriah di Mesjid Agung Al Ikhlas Jalan Utama, Bagan Siapi-api,Rohil Riau. Seperti dilansir okezone (18/1).

Berikut lanjutan kutipan dari Pekanbaru Tribun (20/1) halaman 1 dan 7 ……..Menurut Anas Maamun sang Bupati, muballigh sepatutnya menghimbau orang untuk shalat, bukan bicara politik dan memburukkan aib orang, “saya ingin masjid betul-betul ceramah agama. Membicarakan ibadah shalat. Jangan bicara politik. kalau berpidato silahkan dilapangan”, katanya kepada Tribun.

Menurut Annas, dirinya ingin memajukan soal agama. Diantaranya menghimbau orang shalat dan meramaikan mesjid. Dan hal itulah yang menurut dia menjadi seruan para muballigh. Dari informasi yang disampaikan seorang pejabat Rohil, persoalan sudah berakhir. Sang Ustadz sudah menelepon Annas dan meminta maaf.

Bupati Annas pun sempat menyinggung maraknya aksi unjuk rasa terhadap pemerintahannya. “sekarang ini sangat rapuh. Tak ada pasal, orang-orang demo. meski tak tentu pasal tetap didemo. Artinya tukang demo itu nakal”, katanya lagi-lagi disambut tertawa hadirin.

Opini Saya :

Sang Bupati terlihat emosional, sang Bupati ingin muballigh hanya ceramah tentang ibadah, tidak masuk ranah politik?. Menurut saya bagi seseorang apakah itu ustadz atau pengamat sosial, membicarakan korupsi tidaklah selalu masuk wilayah politik, namun lebih ke masalah moral. Kalau ceramah atau bicara korupsi oleh sang Bupati dianggap  masuk ke wilayah politik, hal ini lebih karena pelaku korupsi yang terungkap akhir-akhir ini adalah para pelaku politik termasuk pejabat. Jadi ini tergantung dari persepsi yang mendengar ceramah saja, kalau didalam hati bersangka baik tentu ceramah itu dianggap sebagai teguran untuk instrospeksi diri bukan malah menyuruh mengganti topik ceramah. Tepatkah kalau seorang muballigh hanya melulu bicara masalah ibadah?, lalu siapa yang mengingatkan ummat tentang moral? apakah sang Bupati?, mau dibawa kemana Ummat Islam ini kalau mengikuti pendapat sang Bupati diatas ?. Tetapi berdasarkan pengamatan saya di media massa, memang demikianlah pola pikir sebagian besar pejabat kita, dan semoga sebagian kecil pejabat lainnya tidak mempunyai pikiran yang sama dengan sang Bupati dalam lakon ini. Ya Tuhan, sadarkanlah para pemimpin kami bahwa jabatan itu amanah, bukan milik. Wassalam.

Iklan

44 pemikiran pada “Bupati Rohil: “…..Semua Kita Pernah Korupsi…..”

  1. bupati itu memiliki mental orba yang sangat kuat
    pada era itu siapa saja mubaligh yang berceramah
    tentang moral / akhlak pemerintahan maka dipastikan
    akan terkucil, jika masih terus maka statusnya akan
    berubah menjadi TAPOL.

  2. Aneh ya daeng… kok bisa seperti itu reaksinya. Wah, saya malah jadi berburuk sangka kalau pak bupati kesindir. Orang gak akan serta merta tersindir kalau tidak melakukan.

    Selain itu, seorang pemimpin seharusnya memiliki mental baja dalam menerima kritikan. Mungkin sebaiknya beliau diajak ngeblog, karena di ranah maya, orang bukan hanya dibiasakan kritis, tapi juga harus siap dikritik. Sarankan juga sama beliau kalau punya blog, jangan pake moderasi… :mrgreen:

  3. Oh iya, buat mubalignya :

    Maju terus pantang mundur!!!

    Justru hal hal mengenai bagaimana hidup sehari-hari yang mencerminkan beragama itu yang harus di tekankan. Dan seingatku korupsi bukanlah cerminan orang beragama. 😀

  4. Hmmm… mungkin karena pak bupati tersindir karena institusi dibawahnya banyak yang korupsi ? Ya… namanya juga manusia, wajar kalo tersinggung karena suatu hal

  5. Ah, sepertinya sang bupati korupsinya besar tuh! hahahahahahaha.. memang kalau semua kita pernah korupsi, tpi khan kadarnya beda2.. yang merugikan dalam jumlah besar itu dosanya juga lebih besar kan?!

    hahahahahaha

  6. Barangkali sang bupati yang terhormat masih membedakan antara kualitas ibadah seseorang orang dengan tindak korupsi.

    Di dunia ini, jumlah bangunan masjid terbanyak ada di Indonesia. Namun soal korupsi, Indonesia tetap menempati urutan tinggi dibanding negara-negara lain. Jika demikian, apakah kualitas ibadah seseorang berbanding terbalik dengan kuantitas (apalagi kualitas) korupsi di sebuah negara? Hehe!

    Cara berpikir sang bupati yang terhormat sangat ngepop sekali. Ia pikir mesjid sekadar tempat membicarakan soal ibadah sholat semata…

  7. @hadi arr
    Ya..mirip sangadh (minjem istilah blogGirang), tapi yang ini kasar banget.
    @Ram-ram Muhammad
    Mudah-mudahan Sang Bupati membaca saran pak Kyai disini
    @reqsa
    Menurut saya mungkin waktu dengar ceramah sang Bupati agak ngantuk, jadi pas dengar ustadz ceramah korupsi, dia langsut kaget dipikirnya KPK yang lagi ceramah.
    @maxbreaker
    Udah langka..dikandangkan lagi
    @danalingga
    Mungkin Sang Bupati sebaiknya sering mbaca kontemplasi Mas Dana
    @Gyl
    Mungkin sang Bupati bukan tersinggung, malah terpingkal-pingkal kalau ingat kisahnya sendiri.
    @gempur
    kayaknya sih beliau anti korupsi buktinya beliau marah kalau orang menyinggung korupsi.
    @Ahmad Lukman
    Saya pun kaget membacanya, lucu gitu loh…
    @DM
    nampaknya sang Bupati ingin agar muballigh kita jadi beo

  8. saya rasa reaksi yang biasa terjadi bila seseorang merasa disinggung. dia *mungkin* korupsi lalu diundang ke ceramah soal korupsi. lha dikiranya sedang ngomongin urusan dia. terang aja ngamuk… :mrgreen:

  9. pendapat bupati itu cukup jujur bang, tapi juga terkesan takut ya.. yah memang ada benarnya, kita semua pernah korupsi walau hanya sekedar uang makan dari 5000 tapi di bon jadi 10000.. hehehe
    kejujuran memang sesuatu yang mahal.. 😀

  10. Memang, bupati yang aneh (mungkin sebetulnya nggak aneh kalo ternyata banyak bupati kita yg bersikap sama dgn bupati yg ini).
    Memangnya sholat itu buat apa toh Pak Bupati? Buat apa ke mesjid? Oalah bupati-bupati….
    Sorry…kesel bener sama tipikal pejabat model begitu…

  11. Salam,
    menanggapi komentar yang diatas saya,perlu diingat bahwa kejujuran lahir dari ketiadaan dan bukan merupakan reaksi terhadap keadaan..
    salam kenal pak bupati rohil,mungkin anda salah satu pemimpin yang terlahir dari distorsi kepercayaan sehingga dari cara anda menanggagapi konflik terlihat gaya2 premanisme yang berlawanan dengan intelektualitas dan kematangan politik,sungguh disayangkan bahwa era reformasi melahirkan pemimpin seperti anda.
    kalo boleh saya sarankan mestinya mulai sekarang anda mengabdi pada masyarakat yang telah mempercayai anda sebagai pemimpin,karna anda kurang berkompeten menjadi seorang pemimpin..

  12. kalo ngga merasa korupsi kenapa mesti marah yach…..? gunanya jadi pimpinan itu kan mencontohkan yang baek pada bawahan kan?… wah kalo ternyata eh. ternyata pimpinannya aja…………, ngga menutup kemungkinan juga bawahanya = dia… he.he.he ( jangan ngambek yach. pak bupati

  13. saya anak rohil. tempat bupati tersebut berkuasa. cara berpikirnya memang otoriter alias diktator. ia memang bekas pejabat peninggalan orde baru. masalah marahnya ia tentang korupsi, ia memang manusia nomor satu terkorup di rokan hilir.

  14. Salam perjuangan…rakyat rohil
    bersatulah wahai rakyat rokan hilir.
    ketika pemimpin melakukan kesalahan maka rakyatnyalah yg merasakan azab dari-Nya. permasalahan itu br sekelumit yg muncul kepermukaan. Sy juga pernah dengar cerita org2 tua rokan hilir, bahwa dia pernah “terlibat PKI”.
    Sedikit pesan buat pak bupati ” sekali waktu bpk cium kulit bpk, apa masih wangi or sdh bau tanah…” bertobatlah hai…. bapak….

  15. teman teman semua, ini sebuah opini bagus menurut saya. saya juga heran dgn sikap pemimpin kita yang otoriter bahkan ini sepertinya kita kembali lagi ke jaman orde lama. bahkan banyak kasus lain yang sering terjadi dan ditutupi. cobalah media2& organisasi luar untuk masuk ke rohil.saya rasa banyak kasus yg ditutupi. krn sampai skrng belum ada pejabat rohil masuk KPK. padahal di dalamnya wow….

  16. Saya hadir saat peristiwa itu, benar2 sedih melihat wajah mubaligh yg jauh2 diundang dr jakarta tp hanya untuk dipermalukan begitu saja. Sedih karena mungkin dia sendiri tidak tahu kesalahannya apa. Tp yg juga saya heran, saat itu tidak ada seorangpun hadirin yg sanggup maju membela sang mubaligh termasuk jg saya. Membela orang yang teraniaya… Ya Allah, sudah sedemikian penakutnya kami menghadapi bupati kami itu? Jadi kepada siapapun yang ingin merasakan hidup dijaman “soeharto”, silakan datang ke rohil dan rasakanlah… Terlihat megah diluar tapi bobrok didalam…

  17. Akhirnya ketahuan kalau pak annas maamum pernah korupsi. soalnya dia sendiri yang mengatakan kalau semua orang pernah melakukan korupsi, tapi sepertinya saya tidak lho.
    untuk bapak bupati rohil, riau yang terhormat jangan pernah mengulangi kesalahan yang memalukan seperti itu yach……

  18. Menanggapi rubrik diatas, saya cuman mo ngasi tau bahwa pak anas itu orangnya udah tua alias pikun. Jadi wajar dong klw ia mudah tersinggung, ya gak?

  19. salam semua menurut saya beda frend.. segala sesuatu ada tempat nya.. makan di tempat.. tidur di tempat nya, dalam hal ini alangkah baik nya kita berpikiran positif dlu.. saya rasa bupati nya jentelman mana ada org berani seperti dia.. bilangin semua org aja korupsi… anak2 aja kalo di suruh beli belanja ke kios aja kadang2 korupsi.. jadi sudah saat nya kita berani jujur… kata kan yang sejujur nya walaupun itu pahit..
    bupati rohil sudah banyak membangun rohil yang dulu nya suram menjadi kota yang hidup penuh dengan pembangunan…. kami juga merasakan hidup buapti rohil anda seperti abu bakar ra.. jujur dan bijaksana

  20. Ass. pak bupati, smoga bapak membuka pesan ini. dan membalasnya.
    saya terkadang bangga sama bapak dan kagum sama perkembangan rohil sekarang tp di balik tu saya juga kesal sama bapak, emang pepatah mengatakan, selagi kita jadi pemimpin yang nomor satu di daerah tersebut kita lah yang penguasanya. begitu juga sama bapak bupati kan…. sekali-kali coba bapak lihat kebawah jangan keatas terus tak selamanya kita di ats sebentar lg kita pasti di bawah.
    begitu juga sama sanak pamily dan keluarga lihat lah siapa diri kita sebenarnya.

  21. Wah,ini lah baru Bupati jujur,ngaku pernah korupsi. Tapi yg ngak enaknya di pastikannya pula orang lain pernah korupsi.inilah mungkin yg di maksud korupsi ber jemaah itu.ttp kalo kita mampu mengaku,kok jadi ustad yg kena semprot.tugas ustad/alim ulama,adalah mengingatkan orang,utk tdk melakukan ,kejahatan,dan wadahnya pas di rumah ibadah,karena korupsi resikonya membawa murkah Allah.jadi salah dong : jika ustad berbicara korupsi,dan konsekwesinya,koruptor memarahinya.harusnya mohon doa pengampunanlah,sekaligus bertobat.

  22. Woei……….. Pak Bupati jangan salah yak, Manusias itu adalah makhluk yang berpolitik (meminjam kata aris toteles : zoon pilitocon) tak terkecuali kepada para mubaligh. Saya rasa pak Bupati harus cermat menghendel pikiran orang……Pak bupati seharusnya banyak lagi mempelajari Apa itu politik, ……..
    Karena sekan sakitnya hati mendengar para pejabat yang korup mungkin pada saat itu pesta yang pantas untuk mengutarakan hal semacam itu …. toh Pak Bupati biar tau apa maksud dari kami para bubaligh, apa yanmg harus bapak lakukan….Sekian.

    Makanya perbaikilah akhlak sehingga orang memuji Anda “Para pejabat” khususnya daerah Rohil.
    Jangan lupa Negara kita ini adalh negara yang demokrasi “PEJABAT TAHAN BANTING”
    Bagaimana Pemimpin yang demokrasi di kritik saja ngambak ….Heeee….

    kASIAN………….
    Sekian.

  23. BUPATI EDAN…….. GUA NGGAK PERNAH KORUPSI YA………………….
    ENAK AJA DI BILANG SEMUA PERNAH KORUPSI……..
    NOT GOOD……………….

    KASIAN DEH.. BUPATINYA…… KWKWKWKKWKWKWKW
    ADA LAGU NIH BUAT PAK BUPATI ..

    O….OO… KAMU KETAHUAN….. KORUPSI LAGI…
    DENGAN SIDIA… TEMAN SEKANTORNYA..A.A.A…

    HEHEHEHE KETAWA GUA…..

  24. Inilah pemerintahan kita…Rakyat di Bodoh2hi…cuma disuruh ngurus agama doank…disuruh bayar pajak doank…makanya…itulah indonesia raya…

  25. Bupati Rohil menghentikan penerimaan tenaga honorer diberbagai instansi akhir bulan ini,,,,…..
    ada apa tu?????

    sudah penuh ya pak?

  26. kalaulah sudah salah susah untuk memperbaiki,kadang untuk berbuat baik masi kita yang akan di salahkan,ya manusia sudah begitu sifatnya,iri dan dengki,mari kita mencari solusi bagaimana mencegah korupsi dan memberi contoh jangan korup dalam kehidupan sehari hari,bagaimana dgn pungli? kan korupsi juga tu…he2,mulai dari yang kecil sampai yang besar,malah udah terang terangan,tak ada malu malu ngemil d jalan jalan…,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s