Kelahiran

Kelahiran adalah sebuah perjalanan panjang, bagaimana seorang wanita dapat bertemu seorang pria dan mengikrarkan rasa suka mereka dalam sebuah ikatan pernikahan maupun tanpa ikatan pernikahan.  Bisa juga terjadi sebuah pemaksaan kehendak, ataukah siasat sehingga seorang wanita di perkosa atau sebaliknya, dan dengan ikhlas ataukah terpaksa harus merawat bayi yang dikandungnya hingga kemudian lahir.   Bagaimana anda bisa bertemu dengan pasangan ataukah suami/istri anda sekarang….? sungguh sebuah perjalanan yang manis.

Dan setiap anak yang lahir akan menjalani dan meniti hidup sebelum akhirnya ruhnya kembali, dan jasadnya hancur didalam tanah ataukah menjadi abu.  Jika kita terlahir dengan ruh yang suci (belum mengenal dosa), maka tentu kembalinya ruh kepada si EMPUNYA juga harus bersih.  Disinilah rahasia terbesar hidup, untuk apa kita hidup….? untuk menyembah Tuhan, lalu dimana Tuhan….? jika aku menyembahNYA tentu aku harus tahu dimanakah DIA berada….? jika aku menyembah sesuatu yang tidak nyata bukankah aku justru musyrik…? dan kemana harus kuhadapkan wajahku…?, ke Kakbah…benarkah DIA berada disana…? .  Tuhan aku percaya ENGKAU ada, tetapi apakah dengan percaya itu cukup…?

Iklan

Engkau dan Namamu

bila kutuliskan engkau
pada bait-bait puisiku
tak berarti aku mengingatmu
juga tak berarti apa-apa
engkau hanyalah kilatan masa
yang terekam dalam pigura
begitu banyak pigura
dan gambarmu ada disana
juga namamu
hanya aku lupa pernah mengingatmu
kucoba telusuri labirin ingatanku
memang tak ada ingatan itu
tetapi mengapa kutuliskan engkau
dalam bait-bait puisiku
juga namamu…?

(DG.LIMPO, Pekanbaru 2009)

Paccena Tallasa

Paccena Tallasa
Oleh : Dg.LIMPO
******************
dalam sebuah perkelahian
aku terpojok oleh lawanku
lalu kucabut badik yang kusiapkan
kutikamkan tepat ke jantungnya
dia bersimbah darah segar
sambil memegangi dadanya
dia meringis ………….
kutusukkan sekali lagi……..
hingga akhirnya dia menggelepar
aku panik tak tahu apa yang kulakukan
dalam hati aku berkata,
“Lamellong kita berkawan sejak kecil,
tetapi mengapa harus berakhir begini……….?”
itulah yang kuucapkan setelah kutikam dia
hanya sekejap api di dadaku membakar
kini menyesalpun sudah tak berguna
walau sebenarnya kami hanya saling cemburu
berebut seorang wanita cantik
yang bahkan kami belum tahu
pada siapa cintanya ingin dia serahkan
benarkah padaku…..
lalu apa yang kudapatkan kini
hanya malu…….
Besse meninggalkanku
karena aku seorang pembunuh
tinggallah aku meratapi nasib
di dalam hotel prodeo

Ayat-ayat Setan

Ayat-ayat Setan

Oleh : DG.LIMPO

*********************

Kuhidangkan jiwa ini

Dalam perjamuan para fir’aun

Diantara cawan-cawan duniawi

Yang berisi anggur kenikmatan

Kujual jiwa ini

Padamu simontok nan ayu

Yang menginginkan diriku

Menemaninya dialam nafsu

Kulacurkan jiwamu

Dengan imbalan orgasme dunia

Bau anyir darah dan keringat

Sebagai aroma khas parfummu

Maka tertawalah setan dan hantu

Menyambut rohku dan rohmu

Selamat datang para hamba dunia

Mari berpesta-pora didalam neraka

TUKANG SOL SEPATU

sol-sepatu.jpg

Bapak Tukang SOL sepatu diatas ini merantau ke Pekanbaru dari Garut (JABAR) demi menghidupi keluarganya, karena penghasilan sebagai buruh tani di kampung tidak lagi mencukupi, betapa keras perjuangan hidupnya. Aku jadi malu atas sikapku selama ini yang selalu mengeluhkan kekuranganku, karena Bapak itu saja tidak pernah menyesali hidup yang dijalaninya, ia pasrah sambil berikhtiar. Coba lihat wajahnya begitu teduh dan tenang, walaupun guratan ketuaan sudah nampak menghiasi pipi dan keningnya.

Kehidupannya jauh dari hingar bingar politik, dunia selebritis, apalagi hura-hura belanja ke mall. Yang dia tahu hanyalah berapa sepatu yang akan dia jahit hari ini, makan apa hari ini tidak penting baginya yang penting adalah hari ini masih bisa makan. Dia bekerja sedari pagi sebelum orang lain berangkat kekantor dan pulang ke gubuk reot sewaannya setelah orang-orang kantoran tiba dirumahnya masing-masing. Ketika malam tiba, orang-orang bercengkrama dengan keluarganya didepan televisi, Bapak Tukang Sol Sepatu itu merebahkan badannya yang letih hingga tertidur pulas.   Dia memimpikan dapat pulang tahun ini untuk berjumpa dengan istri dan anak-anaknya, diapun menggores ingatan dan waktu dikeningnya. Esok dapat berapa sepatu lagi ya?

Subhanallah…..ampunilah aku ya Allah yang melupakan bersyukur kepadaMu.

Kosong, Nol dan Tak Terdefinisi

ANGKA NOL dalam MATEMATIKA
Dalam pelajaran matematika semua bilangan yang dibagi dengan angka nol adalah tak terdefinisi, semua yang dikalikan dengan angka nol hasilnya adalah nol dan semua angka jika dijumlahkan dengan nol maka hasilnya adalah bilangan itu sendiri, semua bilangan jika dipangkatkan dengan nol maka hasilnya adalah satu.
ANGKA NOL dalam HIDUP
Semua siswa yang mendapatkan nilai nol dianggap bodoh, semua pekerjaan yang gagal dianggap hasilnya nol, jika kata nol ditambahkan dengan ong menjadi nolong, semua spedometer yang masih berfungsi dimulai dari kilometer nol, anak TK terbagi atas nol besar dan nol kecil.

KOSONG dalam MATEMATIKA
kosong melambangkan dimensi ruang atau waktu atau menyatakan sesuatu yang hampa dan tak berisi juga bisa berarti ruang hampa (empty space)
KOSONG dalam HIDUP
Sepi atau juga melambangkan seseorang yang sedang bermeditasi mengosongkan pikiran atau untuk sebutan jiwa (jiwanya kosong)

TAK TERDEFINISI dalam MATEMATIKA
Tak terdefinisi hingga adalah hasil pembagian angka berapapun dengan angka nol

TAK TERDEFINISI dalam HIDUP

Cinta tak dapat anda definisikan

Karunianya juga banyak yang tak terdefinisikan

SEKEDAR PEPESAN KOSONG DARI SAYA
*****Hidup ini tidak semuanya dapat dikalkulasi, dan tidak semua yang dapat dikalkulasi adalah hidup*****

Silahkan berbagi tentang kosong, nol dan tak terdefinisi

AKU RINDU TUHAN

Kutemukan “kataku” di kepakan “SAYAP

AKU RINDU TUHAN
OLEH : DG.LIMPO

aku gemetar mengetikkan
kata ini…ini hanya kata
bukan puisi bukan sajak

aku bukan penyair
bukan pujangga
aku manusia biasa
sepertimu
yang haus
untuk bertemu Tuhan
pernahkah engkau bertemu Tuhan
ketika dirimu masih hidup ?
aku ingin menemuiNya
sebelum aku mati
siapa berkata
aku harus mati
baru dapat menemuiNya?

(Pekanbaru, dalam dekapan malam)