PUKAT RILIS PARPOL KORUP 2009-2014

PUKAT RILIS PARPOL KORUP 2009-2014

[VIDEO] Pukat Rilis Parpol Korup 2009-2014, Terbanyak Demokrat

Oleh: Tim Liputan 6 SCTV Rabu, 19 Maret 2014 18:16

Liputan6.com, Yogyakarta – Menjelang proses pencoblosan, rilis terkait hasil penelitian korupsi partai politik tahun 2009-2014 di tingkat nasional dalam potret media dilakukan tim Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat).

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Rabu (19/3/2014), setelah meneliti pemberitaan media sepanjang tahun tersebut, tim pukat korupsi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan dugaan dan praktek korupsi terjadi hampir di semua parpol yang mempunyai wakil di parlemen maupun kabinet.

Angka dugaan dan proses hukum kasus korupsi terbanyak tercatat dilakukan oleh Partai Demokrat dengan jumlah 31,1 persen, disusul Partai Hanura dengan angka 23,5 persen, PDI Perjuanagan 19,14 persen, PKS 18,96 persen, Golkar 17,92 persen, PAN 17,39 persen, PKB 14,28 persen, PPP 13,16 persen dan Gerindra 3,85 persen.

Terkait temuan kasus korupsi oleh parpol tersebut, pukat korupsi UGM meminta masyarakat agar berhati-hati dalam memilih parpol termasuk tokoh atau caleg yang tidak terindikasi kasus korupsi.

Meski sejumlah partai seperti Nasdem, PBB dan PKPI tidak termasuk dalam daftar tersebut, namun pukat korupsi UGM mengingatkan hal itu bukan jaminan karena tokoh atau caleg ke-3 partai tersebut belum memiliki wakil di ke-2 lembaga tersebut. (Raden Trimutia Hatta)

– See more at: http://m.liputan6.com/indonesia-baru/read/2025186/video-pukat-rilis-parpol-korup-2009-2014-terbanyak-demokrat#sthash.YPAKPyAm.dpuf

Iklan

MALING SUAP KORUPTOR

MALING SUAP KORUPTOR
Oleh DG.LIMPO
***********
Aku
Dengar
Di Radio
Seorang
Terdakwa
Katakan
Alasan
Mengapa
Dia Korupsi
Katanya…….
Gajinya kecil
Ha….ha….ha….
Sungguh konyol
Kalau gajimu kecil
Besarkan Moralmu
Kalau tak bisa juga
Keluar saja bung….!
Daripada jadi maling….!

Aku
Baca di koran
Seorang hingga dua orang
Anggota Parlemen
Ditangkap Kepeke
Karena Menerima Suap
Kalau ini bukan karena Gaji Kecil
Tetapi karena nafsu kelewat besar

Aku
Lihat di televisi
Seorang Bapak
Mencuri di Swalayan
Demi membeli susu anaknya
Ditangkap Polisi

Negara ini jadi miskin
Oleh siapa………….?
Diantaranya oleh mereka ini
Yang gajinya kecil dan korupsi
Yang nafsunya besar dan disuap

Ha…ha..ha…..
Aku lihat di daftar Calon Legislatif
Beberapa wajah menyeringai
Siap menjadi orang kaya baru
Sementara pemilih mereka
Siap-siap menjadi orang miskin baru

Selamat mencari Kursi di tahun 2009…..!
Jangan lupa sama kami para pemilihmu
Yang telah membuatmu jadi kaya raya
ha…ha…ha….

Aku dengar
Aku baca
Aku lihat
Tetapi mengapa tetap kupilih…..?

Uang Milik Rakyat (UMR)

Uang Milik Rakyat (UMR)

Oleh: DG. LIMPO

Tanggal muda, pegawai terima gajian
Tanggal tua, pegawai terima tagihan
Habis duit gajian buat bayar tagihan
Beli ini dan beli itu di toko swalayan

Upah buruh hanya cukup buat makan
Buat beli baju terpaksa pinjam sama majikan
Buat bayar uang sekolah anak harus cari lemburan
Buat beli bedak istri mesti cari sampingan

Sarjana lulus sibuk mencari pekerjaan
Bergaya dan berdasi terlihat mapan
Meski ada yang hanya omong bualan
Yang penting dapat kerja dan gajian

Milyuner menghitung duit sebelas digit
Setiap hari pakai kartu magnit menarik duit
Mau ambil duit tidak perlu bermenit menit
Punya mantra sakti, duit yang mencari duit

Ada lagi cara lain cepat dapat duit
Ambil kesempatan selagi anda sempat
Merampok duit negeri selama menjabat
Menerima duit suap selagi dapat

Tanggal muda terima gaji
Gaji tak cukup jangan jual harga diri
Gaji tak cukup bukan alasan buat korupsi
Gaji tak pernah cukup jika hidup tak mengukur diri

Cukuplah sudah sampai disini
Kisah ini hanyalah sebuah puisi
Jangan marah dan jangan benci
Terjadinya cuma di negeri mimpi

Bupati Rohil: “…..Semua Kita Pernah Korupsi…..”

“sekarang muballigh mengatakan kita ini korupsi. Padahal awak tak korupsi. Semua kita pernah korupsi. Mohon maaf saja, jangankan saya, kepala KUA juga (pernah) korupsi. Semua orang korupsi sekarang. Ini yang harus kita luruskan”, kata Annas Maamun disambut tawa para hadirin dalam pelantikan Ikatan Keluarga Rokan Hilir (Ikrohil) Duri, bengkalis di Lapangan Pesantren Hubbul Wathan, Duri, Sabtu (19/1). (Tribun Pekanbaru halaman 1, 20/1).

Perlu anda ketahui sebelumnya bahwa gara-gara seorang ustadz ceramah soal korupsi, Bupati Rokan Hilir, Riau, Anas Maanun langsung ngambek. Anas langsung berdiri dan meninggalkan acara ceramah itu. Kejadian yang dirasa mengherankan sekaligus menggelikan dan menimbulkan tanda tanya besar ini ini terjadi sekitar seminggu lalu saat peringatan Tahun Baru Islam 1419 Hijriah di Mesjid Agung Al Ikhlas Jalan Utama, Bagan Siapi-api,Rohil Riau. Seperti dilansir okezone (18/1).

Berikut lanjutan kutipan dari Pekanbaru Tribun (20/1) halaman 1 dan 7 ……..Menurut Anas Maamun sang Bupati, muballigh sepatutnya menghimbau orang untuk shalat, bukan bicara politik dan memburukkan aib orang, “saya ingin masjid betul-betul ceramah agama. Membicarakan ibadah shalat. Jangan bicara politik. kalau berpidato silahkan dilapangan”, katanya kepada Tribun.

Menurut Annas, dirinya ingin memajukan soal agama. Diantaranya menghimbau orang shalat dan meramaikan mesjid. Dan hal itulah yang menurut dia menjadi seruan para muballigh. Dari informasi yang disampaikan seorang pejabat Rohil, persoalan sudah berakhir. Sang Ustadz sudah menelepon Annas dan meminta maaf.

Bupati Annas pun sempat menyinggung maraknya aksi unjuk rasa terhadap pemerintahannya. “sekarang ini sangat rapuh. Tak ada pasal, orang-orang demo. meski tak tentu pasal tetap didemo. Artinya tukang demo itu nakal”, katanya lagi-lagi disambut tertawa hadirin.

Opini Saya :

Sang Bupati terlihat emosional, sang Bupati ingin muballigh hanya ceramah tentang ibadah, tidak masuk ranah politik?. Menurut saya bagi seseorang apakah itu ustadz atau pengamat sosial, membicarakan korupsi tidaklah selalu masuk wilayah politik, namun lebih ke masalah moral. Kalau ceramah atau bicara korupsi oleh sang Bupati dianggap  masuk ke wilayah politik, hal ini lebih karena pelaku korupsi yang terungkap akhir-akhir ini adalah para pelaku politik termasuk pejabat. Jadi ini tergantung dari persepsi yang mendengar ceramah saja, kalau didalam hati bersangka baik tentu ceramah itu dianggap sebagai teguran untuk instrospeksi diri bukan malah menyuruh mengganti topik ceramah. Tepatkah kalau seorang muballigh hanya melulu bicara masalah ibadah?, lalu siapa yang mengingatkan ummat tentang moral? apakah sang Bupati?, mau dibawa kemana Ummat Islam ini kalau mengikuti pendapat sang Bupati diatas ?. Tetapi berdasarkan pengamatan saya di media massa, memang demikianlah pola pikir sebagian besar pejabat kita, dan semoga sebagian kecil pejabat lainnya tidak mempunyai pikiran yang sama dengan sang Bupati dalam lakon ini. Ya Tuhan, sadarkanlah para pemimpin kami bahwa jabatan itu amanah, bukan milik. Wassalam.

TAHUN TIKUS 2008 = TAHUN PARA KORUPTOR ?

nullPada tahun 2008 tetap akan ada empat wilayah yang sulit ditembus aksi pemberantasan korupsi: istana, cendana, senjata, dan pengusaha naga. Istana adalah lingkaran “ring satu” kekuasaan masa kini – tidak hanya bidang eksekutif, tetapi juga legislatif dan yudikatif; cendana adalah level elite kekuasaan masa lalu, senjata adalah para penguasa militer dan polisi, akhirnya pengusaha naga adalah para partikelir mahakaya, tidak hanya dari dalam negeri, namun juga perusahaan multinasional. Demikian diikemukakan Denny Indrayana

Memasuki tahun baru Imlek 2559 atau yang disebut juga dengan tahun TIKUS API TANAH pada 7 Pebruari 2008, nampaknya merupakan pertaruhan politik bagi SBY-JK untuk menunjukkan raport yang lebih bagus dibandingkan dengan raport ditahun 2007, khususnya dalam pemberantasan korupsi. Harus kita akui bahwa dibandingkan masa-masa sebelumnya kinerja pemberantasan korupsi dimasa pemerintahan SBY-JK masih lebih baik, dengan terungkapnya beberapa kasus korupsi yang melibatkan pejabat publik. Hanya saja penyelesaian akhirnya selalu jauh dari harapan. Artinya beberapa diantara kasus-kasus tersebut mengendap atau bahkan mendapatkan keputusan yang mengejutkan di Pengadilan apakah itu vonis bebas atau hukuman yang terlalu ringan.
Sebagaimana lambang tahun tikus, maka para koruptor juga biasa dilambangkan dengan tikus, karena sifat tikus yang selalu menggerogoti. Walaupun mungkin hubungan antara tahun tikus dan koruptor tidak berkorelasi secara langsung tetapi kalau kita cermati kemungkinan koruptor akan berjaya ditahun ini juga bukan tidak mungkin. Rintangan yang akan menghambat pemberantasan korupsi ditahun ini adalah persiapan pertarungan politik para politisi menjelang 2009. Sehingga konsentrasi pemerintah akan terpecah untuk persiapan pemilihan presiden dan anggota legislatif 2009. Sementara KPK yang diharapkan masyarakat sebagai ujung tombak dalam pemberantasan Korupsi, malah menimbulkan keraguan dengan terpilihnya Antasari Azhar yang menurut beberapa kalangan dianggap “tidak mumpuni”.
Disinilah masyarakat bisa menilai kinerja pemerintah yang para eksekutifnya sebagian besar dari kalangan parpol, apakah lebih mementingkan pemenangan pemilu 2009 atau menyelesaikan dengan baik amanah rakyat, termasuk tentu saja pemberantasan korupsi. Sedangkan para oknum politisi dan parpol diharapkan tidak membuat kompromi terselubung dengan para koruptor untuk membiayai mereka dalam pemilu 2009. Jika pemberantasan korupsi tahun ini lebih buruk dari tahun 2007 yang lalu, maka jarum jam penegakan hukum untuk para koruptor yang saat ini pukul 14:00 akan masuk ke wilayah gelap alias pukul 18:00. Selamat menyongsong tahun TIKUS API TANAH buat Bapak SBY-JK, semoga tikusnya bisa tertangkap dan apinya segera dapat dipadamkan.

Matinya Seorang Mantan PNS

Matinya Seorang Mantan PNS
Oleh : DG. LIMPO

Pesawat yang kutumpangi tiba di Pekanbaru, saat itu cuaca mendung. Aku ingat ketika itu bulan Desember, biasanya setiap bulan yang berakhiran ‘ber’, menandakan musim hujan telah datang di “KOTA BERTUAH” julukan kota Pekanbaru, kadang ada yang memplesetkannya menjadi “KOTA BERKUAH” bila terjadi banjir.
Seorang sahabat telah menjemputku di Bandara Sultan Syarif Qasim. Ia bernama Saipul (nama samaran), semasa masih kuliah di sebuah perguruan tinggi di Bogor kami satu tempat kost. Lima tahun yang lalu Saipul adalah seorang PNS disebuah Instansi Pemerintah. Saat itu sewaktu kami bertemu, aku bekerja disebuah perusahaan kontraktor di Jakarta dan kebetulan mendapatkan proyek di Riau. Sementara Saipul sebagai pimpro dan memegang salah satu proyek pengadaan di instansinya, aku menilai karirnya cukup bagus mengingat dia belum begitu lama diangkat sebagai PNS.

Aku ingat bagaimana Saipul berusaha mengelak dari para kontraktor yang berusaha mengetahui nomor hp-nya dan berusaha menyogoknya untuk mendapatkan proyek. Bahkan terhadapku, Saipul tak ingin lebih jauh membahas masalah proyek-proyek yang sedang ditanganinya. Waktu itu Saipul telah menikah dan memiliki seorang anak, saat aku bertamu ke rumahnya, aku mendapatinya sedang bertengkar hebat dengan istrinya mengenai pembayaran cicilan rumah mereka, samar-samar kudengar terlontar ucapan istrinya yang merasa tidak puas dengan penghasilan yang diperoleh suaminya. Saipul pernah bercerita kepadaku, dengan gaji PNS yang diterimanya setiap bulan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, jadi setiap bulan dia harus gali lubang tutup lubang, tetapi ia mengatakan kepadaku bahwa dengan kesulitannya itu, dia tidak akan memanfaatkan posisinya untuk mengeruk keuntungan pribadi. Dia teguh memegang prinsip bahwa manusia akan dianggap manusia bila dia masih mempunyai harga diri, dia tidak ingin menjual harga dirinya. Saipul begitu kokoh memegang prinsip bahwa ‘menjual amanah’ demi segepok uang lebih hina dari seorang pelacur.

Kalau saja Saipul mau menerima sogokan saat menjabat pimpro pada waktu itu, sebuah rumah mewah sudah dapat dimilikinya, bisa jadi sebuah atau dua buah mobil sudah dapat dibelinya, tidak harus mencicil rumah BTN dan mengendarai sepeda motor butut seperti sekarang. Tetapi itulah Saipul dia lebih senang menghadapi omelan istrinya, cibiran keluarganya dan beberapa bawahannya karena mereka menganggapnya ‘bodoh’ tidak mau memanfaatkan kesempatan.

Kini Saipul yang menjemputku di Bandara telah berhenti dari pekerjaannya sebagai PNS, dia terlihat memelihara jenggot dan lebih kurus dari saat aku bertemu dengannya lima tahun lalu. Menurutnya, dia mengundurkan diri sebagai PNS setahun yang lalu, karena tidak tahan dengan lingkungan pekerjaan yang menurutnya akan mempengaruhinya kelak. Aku menanyakan kepadanya, sekarang bekerja dimana ?, dijawabnya bahwa saat ini dia sedang menekuni bisnis catering. Sambil menaiki taksi bandara, kutanyakan tentang keadaan keluarganya, didalam taksi aku melihat matanya berkaca-kaca menahan kesedihan. Akhirnya aku tak melanjutkan pertanyaanku tersebut, yang jelas aku bahagia melihatnya bisa memulai hidupnya lagi walaupun tanpa istri dan anaknya.

Kurang lebih setahun semenjak pertemuan kami di Pekanbaru, aku menerima kabar lewat telepon dari mantan istrinya bahwa Saipul mengalami kecelakaan dan meninggal, ketika sedang membawa catering ke pelanggannya. Didalam pesawat menuju ke Pekanbaru, aku menarik nafas panjang, ” Tuhan, mengapa semua orang-orang yang aku anggap baik selalu lebih cepat berpulang ke sisi-Mu?”

Tawaran Dajjal via email

moleschinoorg.jpgSatu hari menjelang berbuka puasa aku sedang duduk diberanda, tiba-tiba timbul keinginanku membuka email, karena sudah seminggu ini aku tidak membukanya hitung-hitung sambil menunggu waktu berbuka. Ketika aku mulai membuka outlook ekspress dan inbox, aku melihat ada 13 email yang masuk tetapi ada satu email yang menarik perhatianku pengirimnya adalah dajjal IatI setan.com, subyeknya adalah : penawaran menjadi tim sukses. Aku membuka dan mulai membaca isinya :

Dear daeng limpo,

Salam kenal, aku dajjal, aku mengetahui alamat emailmu secara acak dari sebuah milis di yahoo. Saat ini aku sedang merekrut tim sukses untuk menggalang dukungan bagiku, menjelang pemilihan penguasa di suatu negara lima tahun lagi. Aku ingin menjadi penguasa disana, setelah aku berhasil menancapkan kuku di Sudan, Somalia, Irak, Afghanistan, Palestina, Bosnia, Chechnya, dan yang lagi anget Myanmar .

Aku tertarik menjadi penguasa di negara itu , karena nampaknya negara itu sudah tergantung banget sama aku, lagi pula ajaran dan doktrinku sudah dikenal luas disana , jadi sosialisasinya gak susah susah amat.

Sebenarnya email ini adalah salah satu caraku mencari pengikut, aku telah mengirim jutaan email kepada rakyat di negara itu, disamping negara lain tentunya. Selain via email (on-line propaganda) aku juga menyusup kedalam kehidupan mereka sehari hari (off-line propaganda) melalui doktrin dan ajaran setan yang harus aku sebar luaskan, sebagai wujud sumpahku kepada Tuhan, sebelum aku dikutuk masuk neraka wail, “bahwa aku akan menyesatkan semua manusia yang dia ciptakan” hingga tiba hari pembalasan.

Ketahuilah bahwa aku mempunyai target dalam waktu tidak lama lagi (ya….kurang lebih dua puluh tahun bahkan mungkin lima tahun saja) sembilan puluh sembilan persen rakyat di negara itu, sudah jadi pengikutku, rasanya tidak sulit bagiku menarik perhatian mereka untuk menjadi pengikutku. Strategi yang aku terapkan adalah menguasai pemimpinnya, pejabatnya, penegak hukumnya, dan para pemuka agamanya lebih dulu. Setelah itu pemilik media, blog dan web dan terakhir rakyat yang belum pernah menyentuh keyboard dan membaca satu mediapun.

Berikut ini adalah doktrin dan ajaran yang sebagian besar telah diterima dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, berdasarkan informasi pengikutku di negara tersebut.

  1. KKN kepanjangannya kau tahu sendirilah, ajaranku ini banyak dianut oleh pejabat dan pemimpin di negara itu mulai dari pusat hingga daerah, ia menyebar lebih cepat dari kecepatan suara dan menyebar lebih luas dari penyebaran virus HIV maupun flu burung. Namun lebih susah memberantasnya dari HIV atau flu burung. Tentu kamu sudah tahu kenapa?, kalau belum tahu silahkan baca buku karanganku berjudul “KKN : cara memperoleh kekayaan secara cepat”.
  2. Perahu Politik adalah ajaranku yang dianut oleh perwakilan rakyat di parlemen negara itu, sebagian dari mereka telah mengamalkan ajaranku tentang teori calo politik dan politik uang. Mereka membacanya dari buku karanganku “Teknik Mempertahankan Pekerjaan menjadi Calo Politik melalui Politik Uang” , atau bisa lihat e-booknya, nanti aku kirim via email, siapa tahu kamu tertarik menjadi anggota parlemen disana.
  3. Pengkhianatan adalah ajaranku yang telah dianut oleh sebagian pejabat dan penegak hukum dinegara itu . Aku mengajarkan kepada mereka supaya tidak perlu malu mengangkangi sumpah jabatan dan menerima suap dari para koruptor, penjahat dan perusak lingkungan. Buku panduannya aku yang menulis berjudul “Mengkhianati Tuhan sepenuh Hati” .
  4. Munafiq adalah ajaranku yang dianut oleh sebagian pejabat dan pemuka agama di negara itu, mereka hanya membicarakan kebijakan dan kebajikan, tetapi tidak memberi teladan atau contoh, sekali-sekali mereka juga berkomplot untuk kepentingan mereka pribadi. Mereka juga telah hafal dengan kitab karanganku yang berjudul “Hidup Munafiq di alam Demokrasi”.
  5. Bengis dan Kejam juga ajaranku, sebagian pemimpin dan pejabat negara itu telah menerapkannya terhadap rakyat. Rakyat disana juga telah banyak yang menganutnya, mereka tak segan-segan membakar dan memukuli pencuri ayam hingga mati, sementara pencuri yang lebih besar, bukannya mencuri untuk perut atau menyambung hidup, tetapi untuk cadangan seratus turunannya, malah dianggap sebagai dewa, mereka tidak tersentuh hukum karena mereka telah dibela oleh Tim Pembelaku yang handal dan juga para pengkhianat (menurut mereka).
  6. Seks bebas dan Mengumbar Syahwat juga ajaranku yang banyak dianut oleh sebagian rakyat di negara itu, bahkan oleh sebagian pejabatnya. Ajaranku ini beredar luas di website, televisi, dan media cetak. Mereka memajang gambar pria dan wanita tanpa busana sehelaipun, memuaskan syahwat para penikmatnya. Akibatnya di negara itu banyak pemerkosaan dan pelecehan seks oleh para pengikut setia ajaranku ini, bahkan banyak pengikutku adalah pejabat dan pemuka masyarakat yang ketangkap basah lagi indehoi. Merekapun sebenarnya telah membaca buku karanganku yang berjudul “Mengumbar Syahwat demi Kebebasan” yang juga aku lengkapi dengan gambar-gambar porno.
  7. Fitnah juga ajaranku, para pejabat dan penguasa di negara itu aku hasut untuk memfitnah rakyatnya yang sedang demonstrasi minta keadilan telah ditunggangi oleh kelompok-kelompok tertentu, sehingga mereka bebas melanggengkan kekuasaannya dengan memukuli, menembaki, menangkap dan menuduh rakyatnya yang mbalelo dengan aneka macam tuduhan palsu. Kalau mau tahu caranya coba cari buku yang aku karang berjudul “Membuat Fitnah lebih halus dari Pembunuhan”

Akhir kata, aku berharap kamu sudi menjadi tim suksesku, karir dan jabatan menanti didepan matamu. Untukmu lima tahun yang akan datang, aku siapkan jabatan sebagai Menteri Koordinator Upeti dinegara itu. Kalau mau jabatan lain, nanti kita nego dulu sama perwakilan partai, soalnya baru itu yang lowong, yang lainnya udah aku bagi-bagi.

Sampai Jumpa kawan, kamu dapat menemukan wujudku dimanapun, cobalah bercermin, aku juga sudah mulai ada didalam dirimu. Ngomong-ngomong aku belum bisa memberitahumu nama negara itu saat ini, mungkin bulan depan, aku lihat situasinya dulu, karena aku sendiri tidak yakin apakah lima tahun lagi negara itu masih ada? , jangan-jangan nanti seperti Uni Soviet yang musnah, sebelum aku sempat jadi pemimpin disana ?.

Regards,

Dajjal

Pemimpin Dunia Masa Depan

Domisili di hati manusia yang paling gelap

Tidak berapa lama, aku mendengar suara azan tanda berbuka puasa, Astaghfirullah. Kututup email itu dan kutandai sebagai spam, lalu ku shut-down komputerku. Aku segera meminum air putih untuk melepas buka puasa, didalam hati aku berharap semoga bencana yang banyak terjadi akhir-akhir ini di negaraku, bukanlah pertanda si “Dajjal” itu akan muncul disini, lima tahun yang akan datang. Di negaraku masih banyak pemimpin saleh yang bisa dijadikan panutan walaupun ia tidak pernah diliput media.

Kalaupun Dajjal itu datang, maka selamatkanlah kami Ya Tuhan, karena kami hanyalah rakyat biasa, bukanlah pengambil keputusan, kami hanya ikut andil PILKADA dan PEMILU untuk memilih pemimpin daerah dan negara serta wakil-wakil kami di parlemen lima tahun sekali?………itu saja tidak lebih, selebihnya kami diam dan mengurus diri kami masing-masing.