Engkau dan Namamu

bila kutuliskan engkau
pada bait-bait puisiku
tak berarti aku mengingatmu
juga tak berarti apa-apa
engkau hanyalah kilatan masa
yang terekam dalam pigura
begitu banyak pigura
dan gambarmu ada disana
juga namamu
hanya aku lupa pernah mengingatmu
kucoba telusuri labirin ingatanku
memang tak ada ingatan itu
tetapi mengapa kutuliskan engkau
dalam bait-bait puisiku
juga namamu…?

(DG.LIMPO, Pekanbaru 2009)

Iklan

5

by : dg.liem

_____________

DINGIN MENINDIH TUBUHKU, DERIT RANJANG TUA TAK MAMPU LAGI MENAHAN BOBOTKU, KETIKA KULEPAS SELURUH PENATKU, DAN MENANTI MIMPI DATANG BERLABUH, BAU HARUM BETINAMU DAN GAIRAHKU MENGGELIAT DALAM BELAIAN ANGIN MALAM…SELAMAT MALAM….BIARKU BERMESRA SEJENAK SAJA….

PUISI KITA

PUISI KITA
Oleh : DG.LIMPO
*************************
aku menyeka bulir-bulir airmatamu di pipi
kuhibur dirimu dengan nyayian merdu
suaraku terbawa angin yang berlalu
masih kutebak-tebak kerisauanmu

apa gerangan yang merisaukanmu kasihku..?
bukankah bulan masih setia muncul dimalam ini
lihatlah bintang masih berkedip menggodamu
bak lukisan begitu indahnya langit diatas sana

tiada satu katapun yang terucap dari bibirmu
kutuntun dirimu kepuncak bukit menuju villa
villa itu kenangan kita semasa pacaran dulu
disana banyak puisi dan syair yang lahir
buah dari perasaan cinta yang tertanam dihatiku

kanda…mengapa tiada puisi lagi untukku ?
demikian kemudian kau katakan
seperti pisau menikam jantungku
aku terhenyak sesaat seperti tersengat
aku tak lagi dapat berpuisi dinda !
karena bagiku kini
kita adalah puisi itu sendiri
puisi kita adalah hidup
puisi kita adalah kedamaian
puisi kita adalah kasih sayang
ia sering terungkap tanpa kata
karena kata tak mampu lagi mengurainya
masihkah engkau ragu dindaku ?
jika demikian adanya ………..
peluklah daku kanda …………
maka bulanpun tersipu malu 🙂
menyembul dari balik tirai

Cinta dan Jatuh Cinta

CINTA dan JATUH CINTA
Oleh : DG.LIMPO
*********************
Siapa yang tak mengenalmu
Datang tanpa janji lebih dulu
Pergi begitu saja dan berlalu
Meninggalkan sedih dan pilu

Kehadiranmu menjadi kerinduan
Membuat hidup kami penuh bunga
Menjadi pelita dalam kegelapan
Pecutan bagi semangat jiwa

Kamulah CINTA
maknanya dalam tak terduga
nikmatnya tinggi tak terkira
bagai meminum air laut
dahaganya tak pernah usai

Pernahkah anda Jatuh Cinta ?
Rasanya gila gila enak
manis seperti gula-gula
pahitnya jika berbumbu dusta

Cinta itu juga ramai
rindu dan benci
sedih dan gembira
tangis dan tawa
merajuk dan marah
resah dan gelisah

Cinta itu merangkum Alam
laut, sungai, gunung, bukit
Cinta itu bertabur kata
puisi, sajak, kisah, lagu

anehnya saya belum pernah jatuh cinta ?