Nabi Palsu dan Hari Kiamat

disasterlogisticsdotorg.jpg

Munculnya ‘aliran sesat’ akhir-akhir ini merupakan sebuah ironi bagi kaum beragama di Indonesia, seakan agama yang sudah ada tidak mampu menjawab tantangan hidup. Agama akhirnya hanya menjadi simbol-simbol sosial semu, dimana aktifitas keagamaan sekedar ritual belaka tanpa meninggalkan jejak keagungan ajarannya didalam masyarakat.

Pemahaman pemeluk agama terhadap agamanya sendiri masih sangat minim artinya para pemeluk agama belum mencapai kedewasaan dalam beragama, sehingga kadang perbedaan sedikit saja bisa menimbulkan konflik horizontal antar pemeluk seagama atau pemeluk agama yang lain. Kedewasaan beragama inilah yang dirasa perlu disebarkan oleh pemuka agama kepada pemeluk agamanya masing-masing. Pemahaman yang kurang menjadi salah satu penyebab pemeluk suatu agama mudah dipengaruhi oleh paham-paham sesat, dengan memanfaatkan kelemahan ini para ‘nabi palsu’ tadi memasukkan secara perlahan paham yang sebenarnya bertentangan dengan ajaran yang selama ini dianut oleh pemeluk agama tadi.

Beberapa ‘aliran sesat’ yang muncul di Indonesia, mendapat perlawanan dari masyarakat. Bahkan perlawanan ini kadang bersifat anarkhis diantaranya pengusiran dan pengucilan jamaah Ahmadiyah di daerah Bogor dan Nusa Tenggara Barat oleh masyarakat sekitarnya (semoga tidak terulang kembali). ‘Aliran sesat’ memang perlu diwaspadai , karena kalau jauh menyimpang terkadang sampai mengorbankan penganutnya.

Didalam negeri, sebelum Mosaddeq dengan Al-Qiyadah, tercatat Lia Aminuddin dengan jamaah EDEN. Lalu di dusun Selena, kelurahan Buluri, Kecamatan palu barat – Palu, Sulawesi Tengah ada aliran sesat yang dipimpin oleh imam MAHDI, anggota aliran ini sempat bentrok dengan aparat kepolisian dan menimbulkan korban jiwa tiga orang polisi dan satu warga tewas, sementara pimpinannya melarikan diri kehutan.

Pada Tahun 2003 umat Kristen Indonesia di kejutkan dengan munculnya sebuah sekte yang dipimpin oleh pendeta Mangapin Sibuea nama sektenya adalah “SEKTE GEREJA KIAMAT”, dalam wawancaranya yang dimuat majalah Tempo (23/11,2003), menjawab pertanyaan kapan kiamat akan terjadi ?, pendeta Mangapin Sibuea mengatakan bahwa :

Kiamat dalam artian semua manusia musnah itu akan terjadi 10 Mei 2007

Namun hingga Oktober 2007 hal tersebut tidak terbukti. Nabi baru tetap bermunculan dengan ajaran baru menurut ‘modifikasi’ mereka, artinya mereka membuat suatu persepsi lalu kemudian ‘memperkosa’ kitab suci dengan mengutip isinya yang dianggap mendukung argumen mereka, lalu mereka menyebutnya ajaran. Tidak ada yang benar-benar baru dari mereka, ajaran-ajaran mereka rata-rata megadopsi sebagian besar dari kitab-kitab suci agama besar yang sudah ada.

Diluar negeri, beberapa peristiwa nabi palsu atau sekte sesat yang patut dicatat adalah :

The Restoration of Ten Commandments (Pemulihan Sepuluh Perintah Tuhan)” di Uganda, pimpinannya pendeta Joseph Kibweteere mengunci semua jemaat beserta kapal suci (Gereja berbentuk Kapal), api lalu dinyalakan, dan berkobar cepat melahap jemaat beserta kapal suci itu. Sekitar 530 tengkorak ditemukan diantara reruntuhan gereja. Mereka adalah jemaat “The Restoration of Ten Commandments (Pemulihan Sepuluh Perintah Tuhan)”. Sekte ini juga menganggap kiamat akan tiba pada 31 Desember 1999.

Anggota sekte People’s temple (Kuil Rakyat) pimpinan Jim Warren Jones (Jim Jones) meminum jus anggur yang telah dicampur racun. Ini terjadi di Jonestown, Guyana 39 tahun lalu. Sebanyak 912 mayat bergelatakan di sebuah kamp yang dibangun ditengah hutan di kawasan Amerika Selatan itu. Pemimpin Gereja Disciples of Christ itu mengajarkan mati bersama adalah keindahan, karena mereka akan dibawa ke alam lain yang begitu indah. Mereka Percaya Kiamat telah begitu dekat.

Sekte Sons Of God yang dipimpin David Koresh, pada empat belas tahun yang lalu mengalami Armageddon (pertempuran dahsyat pamungkas). Vernon Howell (Koresh) membawa 80 pengikutnya untuk bertahan di kamp yang dia sebut “Ranch Apocalypse” di waco, Texas. Koresh berkeyakinan bahwa Armageddon akan berlangsung di Texas. Mereka mempersiapkan senjata untuk menghadapinya. Menganggap hal itu melanggar hukum, pemerintah menyuruh mereka menyerah, setalh dikepung beberapa minggu, koresh membakar diri dan pengikutnya.

Pengikut The Order of Solar Temple (Kuil tata Surya) yang terdiri dari 53 warga Swiss dan Kanada beserta pimpinan mereka Luc Jouret membakar diri. Dia Juga Yakin kiamat akan tiba.

Sekte Aum Shinrikyo (Sekte Kebenaran Tertinggi di Jepang), yang dipimpin Shoko Asahara. Dalam bukunya “Disaster Approaches the Land of the Rising Sun” Asahara menyatakan bahwa Kiamat akan datang lewat gas awan dari Amerika. Semua Manusia akan musnah kecuali pengikut Aum. Asahara menyuruh pengikutnya untuk menimbun senjata kimia. Oleh pengikutnya senjata kimia tersebut dipakai untuk menyerang jaringan kereta api bawah tanah di Tokyo. Setidaknya 12 Orang tewas dan lebih dari 5.000 lainnya sakit.

Sekte Heaven’s Gate sepuluh tahun yang lalu juga menggemparkan dunia dengan 39 orang pengikutnya tewas bertebaran didalam sebuah bangunan. Hampir semua mayat ditemukan dengan balutan kain warna ungu di kepala dan pundak mereka. Mereka tewas akibat sesak napas. Ternyata mereka dibunuh atau bunuh diri dengan kepala dibekap plastik setelah sebelumnya meminum ramuan fenobarbital dan alkohol. Mereka termakan rayuan Marshall Herf Applewhite, yang mengaku dirinya dulu adalah Yesus. Mereka menunggu munculnya UFO, yang diyakini akan menjadi kiamatnya kehidupan bumi.

Monte Kim Miller pemimpin sekte Concerned Christians, beserta sekitar 50 anggotanya meninggalkan Denver, Colorado. Mereka menjual seluruh harta benda seperti rumah, tanah atau barang-barang lain, mereka menuju Yerusalem. Menurut Miller, mereka akan mati disana pada Desember 1999 dan akan diangkat ke langit tiga hari sesudahnya.

Semua ajaran sesat, baik yang ditanah air maupun diluar negeri selalu memanfaatkan celah dari kondisi dan situasi masyarakat yang mengalami tekanan hidup, bimbang, dan pengetahuan tentang agamanya tidak memadai. Ajaran sesat dan nabi palsu akan terus bermunculan selama himpitan hidup semakin berat dan menuju surga dianggap sebagai jalan keluarnya.

oleh : Daeng Limpo

beberapa kutipan diambil dari majalah tempo (23/11, 2003) dan kompas.com

Iklan