Hujan

Dan langit bersenandung pada awan
Agar menjatuhkan hujan
Pada rumput kering dan gersang
Sebelum akhirnya setetes api jatuh
dari tangkai pinus
walau suara teriakan satwa tak lagi terdengar
Mereka telah binasa di pintu surga
Dan Manusia hanyalah binatang berakal
Yang membuka gerbang neraka
Memanggil-manggil Tuhan
yang tergantung di langit tanpa sayap

Dan langit kembali bersenandung pada awan
Agar sudi kembali menjatuhkan hujan
pada rumput kering dan gersang
Dan surga kembali di ciptakan
Diantara puing-puing neraka
Yang berserakan……

(DG.LIMPO,Pekanbaru)

Iklan

Penantian Terakhir

PENANTIAN TERAKHIR
Oleh : DG. LIMPO

Kunanti dirimu kekasih
ditengah gerimis hujan
pada sebuah taman bunga
diujung kota kembang

mendung menggelayut
suara petir menggelegar
aku tetap disini ditaman ini
bertudungkan payung

menanti kehadiranmu
tempat ini penuh kenangan
disini pertama cinta bertaut
juga pertama kita bertemu

namun hingga senja menjemput
tiada kabar darimu yang tiba
telephone dan smsku
tiada berbalas juga

ditengah hujan gerimis ini
menjadi penantian terakhirku
dari semua kisah yang terajut
sejak itu tiada lagi berita darimu

Tragedi di Taman Kota

TRAGEDI di TAMAN KOTA
Oleh : DG. LIMPO

di sebuah taman kota

seorang gadis duduk membisu
seorang jaka datang merayu
kata mesra meluncur merdu
namun si gadis tetap sendu

sang jaka tak juga menyerah
mantra cinta diramu jadi indah
bagai bunga yang sedang merekah
si gadis nampak tunduk dan meyerah

sang jaka pasang kuda-kuda
ingin cium dan peluk si gadis yang tergoda
si gadis terkejut dan merasa terhina
satu tendangan telak mengena dada sang jaka

nafsu sang jaka akhirnya mereda
pulang membawa sengsara
apalah daya nafsu didada
akhirnya membawa malu dan derita